Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Shipping Adalah Istilah Yang Sering Digunakan Di Ekspedisi

shipping adalah

Shipping artinya apa ya? Banyak yang bertanya seperti itu. Mungkin kamu juga salah satu orang yang ingin mengetahui arti dari Shipping. Jangan khawatir, di artikel ini kami akan membahas tentang hal ini. 

Secara bahasa Shipping itu dalam bahasa inggris artinya pengiriman. Istilah ini sering digunakan dalam banyak sekali jasa pengiriman (ekspedisi) dan yang lainnya. Jadi jika kamu mendengar kata shipping dalam dunia ekspedisi, itu artinya pengiriman barang. 

Istilah ini ternyata lebih kompleks lagi dalam dunia ekspedisi. Jadi, di artikel ini kami akan membahas tentang:

  • Shipping dalam dunia online shop
  • Shipping dalam dunia ekspor-impor

Semoga dengan penjelasan istilah ini, dapat lebih dipahami dengan baik. 

Shipping Adalah Istilah Dalam Online Shop

Shipping dalam dunia online shop artinya proses pengiriman paket dari pihak penjual kepada pembeli. Itu artinya, paket yang dibeli sedang dikirimkan oleh penjual menggunakan jasa ekspedisi

Salah satu jasa ekspedisi yang sering digunakan dalam shipping paket dari penjual kepada pembeli adalah JNE. Oleh karena itu, rasanya tidak lengkap jika kami tidak menuliskan istilah-istilah shipping JNE. Dengan begitu, kamu tahu status paket kamu ketika belanja online dan mengirimkannya via JNE

Berikut selengkapnya:

 

Bagian 1

BOX UNDEL (BOX UNDELIVERED) Paket gagal terkirim
SHIPMENT RECEIVED BY JNE COURIER OFFICER AT [kota] Shipment received by jne counter officer at (misalnya Bandung artinya) paket telah diantarkan oleh agen JNE pada kota yang disebutkan tadi.
BAD ADDRESS (BA) Kurir JNE tidak dapat menemukan lokasi alamat tujuan.
MISROUTE (MR) Adanya kesalahan pada rute pengiriman. 
NOT AT HOME (NTH) Kurir telah mengantarkan paket ke tujuan, namun di tempat tidak ada orang (penerima tidak ada di tempat dan rumah kosong)
DEPARTED FROM TRANSIT Paket sedang pengiriman transit dan akan segera dikirimkan ke kota tujuan. Hal ini umumnya terjadi pada pengantaran antar pulau.
AU TO OPS Paket kamu mengalami masalah dan sedang diserahkan dari bagian yang menangani masalah kiriman ke bagian operasional untuk dilakukan pengantaran ulang.
INVALID BAG STATUS Paket tertukar atau nyasar, karena kesalahan pada tas kurir (paket salah masuk tas).
DESTINATION CORRECTION Koreksi alamat tujuan
WITH DELIVERY COURIER Paket kamu sedang diantarkan ke alamat tujuan oleh kurir. Pastikan penerima ada di rumah dan nomor telepon aktif. 
CONSIGNEE UNKNOWN (CNEE UNKNOWN) Paket telah diantarkan ke alamat tujuan, namun di tempat tersebut tidak ada nama orang yang dituju sesuai dengan yang tertulis pada paket. 
LUAR BATAS ANTAR (LBA) Alamat tujuan pengiriman tidak terjangkau atau diluar jangkauan pengiriman kurir JNE. Hal ini bisa kamu atasi dengan mengambil langsung di kantor cabang/gudang tempat paket kamu disimpan. 

Bagian 2

HIGH VALUE SHIPMENT (HVS) HO TO HVS Paket yang dikirimkan merupakan barang berharga, sehingga memerlukan penanganan khusus. Oleh karena itu ada tim khusus JNE yang menangani paket tersebut. 
RECEIVED AT WAREHOUSE Paket kamu sudah sampai di gudang kota tujuan pengiriman.
CRISS CROSS (CC) Status ini terjadi ketika data nama, alamat dan nomor telepon yang tertulis pada paket berbeda dengan data nama, alamat dan nomor telepon yang ada pada nomor pengiriman. Itu artinya, paket tertukar dengan miliki orang lain. 
REDELIVERY Paket dikirimkan ulang, karena paket sudah pernah diantarkan namun gagal terkirim, bisa jadi karena penerima tidak ada. 
HOLD REQUEST BY SHIPPER Pengiriman ditahan atau ditangguhkan atas permintaan dari pengirim. Hal ini bisa karena pengirim mendapatkan informasi bahwa penerima tidak di tempat beberapa hari itu. 
ON-PROCESS Paket sedang dalam proses pengiriman. Hal ini muncul bisa jadi karena belum ada status pembaruan. 
HOLD FOR FURTHER INSTRUCTIONS Paket belum dikirimkan dan menunggu instruksi selanjutnya. Hal ini misalnya karena paket sampai pada hari libur, maka pengiriman akan dilakukan pada hari kerja selanjutnya. 
BOX DELAY Terjadi penundaan pengiriman paket (delay).
STATUS KOSONG Terjadi kesalahan input pada status JNE. 
RECEIVED AT INBOUND STATION Paket sudah dikirimkan dan berhasil sampai di lokasi sub agen JNE kecamatan. 
MANIFEST Status paket sudah masuk pada database pengiriman dari JNE. 
RECEIVED AT SORTING CENTER Paket kamu sudah sampai pada lokasi gudang JNE atau pusat penyortiran. 
HOLD RUSAK Paket ditahan dan pengiriman terlambat karena barang yang dikirimkan mengalami kerusakan. 
PROCESSED AT SORTING CENTER Paket kamu sedang dalam proses penyortiran. Sortir ini dilakukan berdasarkan kota tujuan pengiriman paketnya. 

Bagian 3

PROCESSED AT SORTING CENTER Paket kamu sedang dalam proses penyortiran. Sortir ini dilakukan berdasarkan kota tujuan pengiriman paketnya. 
FORCE MAJEURE JNE Pengiriman tertunda karena adanya kejadian yang menghalanginya di luar kehendak pihak JNE. Misalnya terjadi bencana alam, kebakaran, demo dll. 
ANTAR ULANG (AU) Paket sedang diantarkan ulang karena kegagalan pengiriman pada hari sebelumnya. 
DELIVERED TO [penerima] Paket telah sampai di tujuan dan diterima oleh orang yang dicantumkan pada statusnya. 
CLOSED ONCE DELIVERY ATTEMPT Kurir JNE sudah melakukan pengantaran barang, namun tempat tujuan sedang dalam keadaan tutup. Hal ini umum terjadi pada perkantoran yang memiliki jam buka dan tutup. 
SHIPMENT FORWARED TO DESTINATION Status ini menunjukan bahwa pihak JNE melakukan pengiriman menuju kantor JNE terdekat dengan alamat tujuan. 
PENDING UNDEL (PENDING UNDELIVERY) Paket masih belum terkirim dan terjadi penundaan. 
SHIPMENT PICKED UP BY JNE COURIER Kurir JNE sudah mengambil paket kamu selanjutnya akan mengantarkannya menuju ke pusat penyortiran barang. 
ON-TRANSIT Paket sedang mengalami transit, umumnya ini terjadi pada paket yang dikirimkan antar pulau. 
RECEIVED AT ORIGIN GATEWAY Pengiriman sudah diterima di gudang JNE jalur terkait kemudian dikirimkan lewat jalur udara, darat atau laut.
HAND OVER (HO) Paket tengah diserahkan ke pihak tertentu lalu dikirimkan ke agen JNE yang paling dekat dengan tempat tujuan. 

Shipping Dalam Ekspor – Impor

Pada awalnya, shipping ini hanya dikhususkan untuk kegiatan ekspor-impor. Namun seiring berjalannya waktu, penggunannya kian meluas. Nah apa yang dimaksud dengan shipping dalam dunia ekspor – impor.

Memang secara bahasa shipping itu adalah pengiriman. Namun khusus dalam dunia ekspor impor, yang dimaksud dengan shipping adalah pengiriman barang via darat, udara dan laut. Istilah shipping yang paling terkenal dalam dunia ekspor-impor adalah pengiriman lewat jalur laut. Kenapa? Karena inilah penggunaan yang paling umum.

Tahapan Penyerahan Shipping Dalam Ekspor-Impor

Nah, setelah kamu mengetahui penjelasan tentang shipping dalam dunia ekspor-impor, kini saatnya kamu tahu tahapan-tahapan penyerahan barang dalam shipping ekspor-impor.

FOB Origin

Publik mengenal istilah ini dengan nama lain, yakni FOB Shipping Point. Status atau proses ini adalah perpindahan tanggung jawab dari penjual kepada pembeli, saat sudah melakukan penempatan barang pada kendaraan untuk pengiriman. 

Perpindahan tanggung jawab ini menyangkut hak legal barang yang dikirimkan. Itu artinya, penjual tidak bertanggung jawab lagi dengan barang tersebut selama pengiriman. 

FOB Destination

Istilah ini adalah merujuk pada perpindahan tanggung jawab dan hak legal dari penjual kepada pembeli di tempat yang pembeli tentukan. Dengan kata lain, kepemilikan barang secara hukum tetap milik penjual sampai tiba di tempat yang pembeli tentukan. 

Dengan status ini, selama pengiriman barang yang dikirimkan akan menjadi tanggung jawab dari penjual. 

Dokumen Penting Saat Shipping Ekspor Impor

Shipping ekspor-impor tentu lebih rumit dari pada melakukan pengiriman saat jual beli online lokal. Shipping ekspor-impor membutuhkan dokumen-dokumen penting yang dilengkapi saat melakukan pengiriman. Pelaku usaha ekspor impor harus mempersiapkan dokumen-dokumen berikut:

Resi Gudang

Resi gudang merupakan sebuah dokumen penting yang menjelaskan bahwa penerima telah menerima kiriman dari pengirim. Di dalamnya mencakup informasi-informasi penting tentang barang/pengiriman tersebut, seperti dimensi, ukuran, berat dan karakteristik. 

Packing List

Packing list merupakan sebuah dokumen penting yang menjelaskan tentang informasi bagaimana proses pengemasan barang. Di dalamnya mencakup informasi tentang tanda dan nomor pada bagian luar kotak pengiriman. 

Bill of Lading

Formulir ini merupakan dokumen penting yang berperan sebagai tanda terima layanan pengiriman. Dokumen ini merupakan perjanjian antara layanan pengirimanan (ekspedisi) dan pengirim barang. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan tentang kepemilikan barang. 

Resi Mualim (Mate Receipt)

Dokumen ini merupakan dokumen penting bukti tanda terima barang oleh pihak kapal sebagaimana mereka menerimanya di atas kapal. Mualim kapal akan menandatangani dokumen ini dan terdapat di dalam bill of lading. 

Storage Plan

Dokumen ini menggambarkan tentang rencana atau gambaran bagaimana kapal akan memuat barang.

Manifest

Dokumen penting yang isinya merupakan daftar awak kapal, kargo, pesawat udara dan kendaraan yang lainnya. 

Faktur

Dokumen ini adalah sebuah bukti dari transaksi jual beli atau perdangan yang antara penjual (pengirim) dan pembeli (penerima). 

Kesimpulan & Penutup

Dalam dunia ekspedisi (pengiriman) banyak menggunakan istilah shipping. Pengiriman itu bisa berlaku pada jual beli online (lokal) atau jual beli besar (ekspor). Kami telah menjelaskan beberapa istilah penting dalam dunia ekspedisi lokal untuk bisnis online pada tabel di atas. Selain itu, kami juga telah menjelaskan istilah dalam dunia ekspor-impor. 

Demikianlah artikel yang membahas tentang Shipping ini. Semoga dapat menambah wawasan kamu.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *